Umum

Jangan Asal Ganti Oli Kalau Mau Mesin Awet

Banyak orang merasa sudah merawat mobil dengan benar karena rutin mengganti oli. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu. Ganti oli memang penting, tetapi jika bagian dalam mesin masih menyimpan endapan lama, oli baru tidak bisa bekerja secara maksimal.


Kenapa Ganti Oli Saja Tidak Cukup?

Selama mesin bekerja, oli tidak hanya melumasi. Oli juga membawa sisa pembakaran, partikel karbon, dan serpihan logam mikro akibat gesekan komponen. Dalam kondisi panas tinggi dan lalu lintas stop-and-go seperti di kota besar, proses oksidasi oli terjadi lebih cepat dan membentuk deposit atau sludge di dalam mesin.

Saat menguras oli lama, proses tersebut tidak serta-merta mengeluarkan seluruh endapan. Sebagian residu tetap menempel di dinding mesin dan di jalur oli yang sempit. Saat memasukkan oli baru, oli tersebut langsung bercampur dengan sisa kotoran yang masih tertinggal di dalam mesin. Akibatnya, oli lebih cepat menghitam dan performa mesin terasa kurang ringan meski baru saja menjalani servis.


Risiko Endapan pada Mesin

Endapan yang dibiarkan terlalu lama dapat mengganggu sirkulasi pelumasan. Jalur oli yang tersumbat membuat distribusi pelumas tidak merata. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan gesekan antar komponen, membuat suara mesin lebih kasar, hingga mempercepat keausan.

Masalahnya, gejala ini sering muncul perlahan dan tidak langsung terasa. Banyak pemilik mobil baru menyadarinya ketika performa sudah menurun atau konsumsi bahan bakar terasa lebih boros.


Peran Engine Flush Sebelum Ganti Oli

Di sinilah AutoGard Engine Flush berperan penting. Produk ini secara aktif melarutkan sludge dan deposit yang masih menempel di dalam mesin sebelum Anda mengganti oli.

Cara pakainya juga sederhana. Tuangkan cairan ke dalam oli lama saat mesin dalam kondisi hangat, lalu biarkan mesin menyala selama 10–15 menit. Selama proses tersebut berlangsung, formula aktif mengangkat kotoran dan residu sehingga ikut terbuang bersama oli lama saat dikuras.

Dengan kondisi mesin yang lebih bersih, oli baru dapat bersirkulasi lebih optimal dan bekerja sesuai fungsinya sebagai pelumas sekaligus pelindung komponen.


Kapan Sebaiknya Menggunakan Engine Flush?

Gunakan engine flush ketika mobil jarang diservis tepat waktu, sering terjebak macet, baru dibeli dalam kondisi bekas, atau saat mesin mulai terasa lebih berat dari biasanya. Dalam kondisi seperti itu, mesin cenderung membentuk endapan lebih cepat dan lebih banyak.

Engine flush memang tidak perlu digunakan setiap kali ganti oli. Namun, pemakaian secara berkala bisa menjadi langkah preventif untuk menjaga bagian dalam mesin tetap bersih dan membantu mempertahankan performanya.


Mesin Bersih, Performa Lebih Optimal

Merawat mesin bukan hanya soal mengganti oli secara rutin. Membersihkan bagian dalam mesin sebelum memasukkan oli baru adalah langkah cerdas untuk menjaga performa jangka panjang.

Dengan bantuan AutoGard Engine Flush, proses pembersihan menjadi lebih praktis dan membantu memastikan mesin tetap bersih dari dalam. Mesin yang awet tidak cukup hanya sering diservis, tetapi harus dirawat dengan cara yang tepat dan menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *